Menurut saya, adaptasi adalah proses yang harus dialui dalam mempelajari etika kehidupan yang sebagian besar tersembunyi dibalik tabir interaksi, seperti fenomena gunung es mungkin. Etika yang dimaksud tidak hanya menyangkut peranan sosial, cara bergaul, nilai yang dianut kebanyakan, budaya setempat, tetapi juga menyangkut berbagai dimensi tak kasat mata bahkan dimensi yang sulit untuk diverbalisasikan. Bagi saya pribadi, adaptasi dapat diartikan sebagai keadaan di mana manusia belajar untuk menyesuaikan perilaku, prinsip yang dianut, dan sejenisnya, untuk menjadikannya selaras dengan apa yang riil di masyarakat atau lingkup sosial tertentu. Adaptasi adalah sebuah tantangan yang takkan terelakkan selama ambisi, obsesi, motivasi, harapan, mimpi, dan keyakinan masih deras mengalir dalam nadi perjuangan seseorang. Jika Anda merasa butuh, maka Anda harus siap bernegosiasi dengan apapun, pada saat apapun. Jika Anda bersedia bernegosiasi, maka bersiaplah pula untuk mengakomodasi, itu tentu jika Anda menginginkan pola adaptasi yang nyaman. Kecuali jika konflik memang tak lagi mungkin untuk dihindarkan, sikap fight sesekali boleh menjadi pilihan, itupun jika Anda masih ingin bertahan untuk bersikap maklum atas keadaan..."
Bersambung,..>>> hahaha
Jumat, 22 Maret 2013
Belum Ada Judul
Di manapun manusia berada, dirinya tidak lepas dari hakekat perubahan yang konsisten terhadap jalannya waktu. Saya ingat perkataan seorang bijak ” hal yang tidak pernah berubah dalam hidup adalah perubahan itu sendiri”. Singkat, padat, dan sarat dengan pesan moral penyemangat diutamakan bagi mereka yang terbilang sulit beradaptasi.
Menurut saya, adaptasi adalah proses yang harus dialui dalam mempelajari etika kehidupan yang sebagian besar tersembunyi dibalik tabir interaksi, seperti fenomena gunung es mungkin. Etika yang dimaksud tidak hanya menyangkut peranan sosial, cara bergaul, nilai yang dianut kebanyakan, budaya setempat, tetapi juga menyangkut berbagai dimensi tak kasat mata bahkan dimensi yang sulit untuk diverbalisasikan. Bagi saya pribadi, adaptasi dapat diartikan sebagai keadaan di mana manusia belajar untuk menyesuaikan perilaku, prinsip yang dianut, dan sejenisnya, untuk menjadikannya selaras dengan apa yang riil di masyarakat atau lingkup sosial tertentu. Adaptasi adalah sebuah tantangan yang takkan terelakkan selama ambisi, obsesi, motivasi, harapan, mimpi, dan keyakinan masih deras mengalir dalam nadi perjuangan seseorang. Jika Anda merasa butuh, maka Anda harus siap bernegosiasi dengan apapun, pada saat apapun. Jika Anda bersedia bernegosiasi, maka bersiaplah pula untuk mengakomodasi, itu tentu jika Anda menginginkan pola adaptasi yang nyaman. Kecuali jika konflik memang tak lagi mungkin untuk dihindarkan, sikap fight sesekali boleh menjadi pilihan, itupun jika Anda masih ingin bertahan untuk bersikap maklum atas keadaan..."
Bersambung,..>>> hahaha
Menurut saya, adaptasi adalah proses yang harus dialui dalam mempelajari etika kehidupan yang sebagian besar tersembunyi dibalik tabir interaksi, seperti fenomena gunung es mungkin. Etika yang dimaksud tidak hanya menyangkut peranan sosial, cara bergaul, nilai yang dianut kebanyakan, budaya setempat, tetapi juga menyangkut berbagai dimensi tak kasat mata bahkan dimensi yang sulit untuk diverbalisasikan. Bagi saya pribadi, adaptasi dapat diartikan sebagai keadaan di mana manusia belajar untuk menyesuaikan perilaku, prinsip yang dianut, dan sejenisnya, untuk menjadikannya selaras dengan apa yang riil di masyarakat atau lingkup sosial tertentu. Adaptasi adalah sebuah tantangan yang takkan terelakkan selama ambisi, obsesi, motivasi, harapan, mimpi, dan keyakinan masih deras mengalir dalam nadi perjuangan seseorang. Jika Anda merasa butuh, maka Anda harus siap bernegosiasi dengan apapun, pada saat apapun. Jika Anda bersedia bernegosiasi, maka bersiaplah pula untuk mengakomodasi, itu tentu jika Anda menginginkan pola adaptasi yang nyaman. Kecuali jika konflik memang tak lagi mungkin untuk dihindarkan, sikap fight sesekali boleh menjadi pilihan, itupun jika Anda masih ingin bertahan untuk bersikap maklum atas keadaan..."
Bersambung,..>>> hahaha
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar