Jumat, 19 Juni 2015

PROPOSAL KEGIATAN BUKA BERSAMA ANAK YATIM DAN KAUM DHUAFA



Kepada Ykh.
PARA DONATUR

Di
Tempat

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
“Apabila manusia meninggal, maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal, yaitu
shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholeh
yang mendo’akan orang tuanya”. (Al-Hadits)
Puji Syukur kehadirat Alloh SWT,yang telah memberikan rahmat-Nya kepada kita semua, shalawat serta salam semoga tercurah atas junjungan kita Rosululloh Saw yang safaatnya kita harapkan di akherat kelak.
Salam Ramadhan penuh berkah buat semua insan-insan yang berpuasa..
Bapak/Ibu/sadara/i kaum muslimin semuanya, kembali kami menyapa  di bulan penuh berkah ini untuk mengajak berbagi pada sesama. Sebagai mana yang telah kami lakukan pada bulan-bulan Ramadhan yang lalu (agenda Rutin) buka puasa bersama serta pembagian THR (SANTUNAN) kepada Anak Yatim dan Kaum Dhuafa, Dan pada Ramadhan kali ini kami kembali mencoba mengetuk hati Bapak/Ibu/sadara/i kaum muslimin semua untuk berbagi keceriaan dan kebahagian bagi Anak yatim dan Kaum dhuafa. Target untuk kali ini : Insya Allah kita akan menyantuni 100 orang anak yatim dan Fakir miskin dengan budget untuk satu paketnya/orang Rp.100.000,-
Besar harapan kami adanya bantuan dan uluran tangan dari Bpk/Ibu dan Saudara/i Dermawan demi terlaksananya acara tersebut.
Atas partisipasi dan dukungan Bapak/Ibu dan Saudara/i Dermawan kami mengucapkan banyak terima kasih. Semoga amal dan budi baik dari Bapak/Ibu dan Saudara/i Dermawan  dapat menjadi berkah dan barokah bagi kita semua. Amiin Ya Rabbal Alamin.
Wassalammu’alaikum Wr. Wb.                                                  Padang,  19 Juni 2015
                                                                                        

Ketua Pelaksana



Muhammad Ridho
SEKILAS TENTANG ALWA ADVENTURE PEDULI
Alwafa Adventure Peduli adalah sebuah gerakan membangun semangat berbagi tanpa birokrasi anak negeri lewat media alternatif (Facebook, Blogger, SMS, dll) yang bermarkas di Jln. Talang Betutu No.5 Air Tawar Timur Kota Padang
Program-program pokok Alwafa Adventure Peduli : Kesehatan, bencana, pemberian santunan & pemberdayaan ekonomi.
Alhamdulillah, meski cuma bermula dari Facebook, Blogger, SMS & dengan kemampuan terbatas, gerakan yang dirintis oleh salah seorang yang suka berpetualang dan mendaki gunung ini telah : 

1.Dipercaya jadi Sahabat berbagi puluhan dermawanesia dari Sumatera-Jawa 
2. Mengadakan gerakan berbagi buat mereka tersenyum dengan buka puasa bersama anak yatim dan dhuafa 
3. Didukung oleh relawan-relawan yang amanah 
4. Membantu korban bencana alam yang terjadi di Sumatera Barat
5. Pembagian baju layak pakai kepada masyarakat kurang mampu dengan mengantarkan langsung kerumah masing-masing
6. Pembagian Sembako Gratis

Demikian sekilas tentang ”Alwafa Adventure Peduli”, semoga sekilas ini nampak jelas bagi para dermawanesia tuk menjawab pertanyaan selama ini. Cukup dengan menyebarkan setiap Pesan dari "Alwafa Adventure Peduli" seutuhnya, baik dari Facebook, SMS, Blog dan lain sebagainya berarti telah mendukung visi dan misi kami.







PROPOSAL
KEGIATAN BUKA BERSAMA ANAK YATIM DAN KAUM DHUAFA

PENDAHULUAN

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh kebaikan. Bulan dilipat gandakan pahala, termasuk di antaranya pahala sedekah, maka Rasulullah SAW bersabda : "Sedekah yang paling utama adalah sedekah pada bulan Ramadhan (HR. Tirmidzi).

Sedekah adalah amalan utama yang pahalanya akan dilipat gandakan Allah SWT sampai dengan tujuh ratuskali lipat (QS. Al-Baqarah: 261), dan lebih utama serta lebih dilipat gandakan lagi pahalanya apabila sedekah tersebut diberikan pada bulan Ramadhan, karena mulianya bulan tersebut. Memberi makan kepada orang yang sedang lapar adalah perbuatan yang utama, sebagaimana sabda Rasulullah SAW :
"Seorang mukmin manapun yang memberi makan kepada mukmin yang lainnya yang sedang lapar makaAllah SWT akan memberinya makanan berupa buah-buah dari surga. Dan barangsiapa yang memberi minum seorangmukmin yang kehausan niscaya Allah SWT memberi minuman kepadanya dari rahiqul makhtum." (HR. Tirmidzi)

Sedekah akan lebih efektif ketika dikeluarkan pada waktu dan sasaran yang tepat, sedekah yang bisa meraih banyak keutamaan dan pahala, sedekah yang diberikan pada bulan mulia (Ramadhan), sedekah yang dikeluarkan untuk menghilangkan rasa lapar dan haus dari orang-orang mukmin yang shaum, sedekah yang bisa mengenyangkan dan menyenangkan anak-anak yatim, menebar amalan kita dan sekaligus membuat mereka tersenyum.

Kami terketuk hati ingin ikut menyaksikan mereka tersenyum.
Kami berharap partisipasi dari berbagai pihak untuk secara bersama-sama membantu saudara kita yang membutuhkan, khususnya dibulan penuh berkah, bulan Ramadhan. Semoga ini menjadi amal kebajikan dan merupakan ibadah yang akan memiliki nilai yang sangat mulia dihadapan Allah SWT. Aamiin.

TUJUAN KEGIATAN
Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa yang membutuhkan kasih sayang untuk sekedar silaturahim dan berbuka puasa bersama.

TARGET PESERTA KEGIATAN
100 anak yatim-dhuafa & Mu’alaf di wilayah Kota Padang_Sumatera Barat

WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
Waktu dan Tempat pelaksanaan kegiatan kami bagi menjadi 2 tempat
1.10 Juli 2015 bertempat di Panti Asuhan Al-Falah di Perupuk Raya Tabing Kota Padang . *dalam Konfirmasi
2.    12 Juli 2015 bertempat di BaseCamp Al Wafa Adventure di Air Tawar Timur Kec. Padang Utara, Kota Padang
*Mengundang Anak Yatim dan kaum dhuafa


ANGGARAN
Anggaran yang kita butuhkan untuk terselenggaranya acara ini sekitar Rp. 10 Juta rupiah
Untuk itu terbuka bagi siapapun tuk berpartisipasi dan berinvestasi dalam acara mulia ini.
Untuk dari pada itu kami mohon sumbangan dari dermawanesia semuanya yang mau berbagi dengan mereka,. boleh dengan mengantarkan langsung donasinya pada kami ke Base Camp “Alwafa Adventure” di Jl Talang Betutu No. 5 Air Tawar Timur Kota Padang.. atau
bisa juga ditransfer ke Rekening Berikut 
B- Syariah Mandiri Rek 0277059203 an. Muhammad Ridho
*Mohon Konfirmkan Donasi via sms ke 081363254327 bagi yang mentrasfer ke Rekening



PENUTUP
Dengan Proposal Kegiatan ini, diharapkan mampu memberi dukungan atau respon kepedulian berbagi. Untuk setiap personal yang telah ikut berbagi dan masyarakat setempat terhadap kegiatan kami. Demikianlah proposal ini kami susun sebagai rencana dan arahan bagi penyelenggara, agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik melalui partisipasi aktif dari semua pihak. Akhirnya kepada Allah SWT jugalah kami serahkan semuanya sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan semoga tetap dalam limpahan hidayah-Nya. Aamiin.
Padang, 19 Juni 2015 

Hormat Kami,

Panitia Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Dhuafa
ALWAFA ADVENTURE PEDULI

Jumat, 08 Mei 2015

Persiapkan diri Menjelang kedatangan Bulan Ramadhan



Sekarang ini kita telah melewati pertengahan di bulan Rajab 1436 H dan
Tak berapa lama lagi n hanya menghitung hari lagi Ramadhanpun akan segera menghampiri setiap umat Muslim di Seluruh Bumi Allah ini dimanapun mereka berada,.. Untuk itu, ada baiknya kita mengevaluasi apa yang telah kita lakukan dan persiapan untuk menhadapi Ramadhan yang lebih baik, hal tersebut diisyaratkan oleh Allah Swt. Dalam firmannya surat al-Hasyr : (59 : 18)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kamu sekalian kepada Allah, dan hendaklah setiap diri, mengevaluasi kembali apa yang telah dilakukan untuk menata hari esok. Dan bertakwalah kamu sekalian kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kalian kerjakan 





Menurut tafsir Syekh Syihabuddin Mahmud bin Abdullah al-Husaini al-Alusi dalam kitabnya Ruhul Ma'ani : " setiap perbuatan manusia yang telah dilakukan pada masa lalu, mencerminkan perbuatan dia untuk persiapan diakhirat kelak. Karena hidup didunia bagaikan satu hari dan keesokan harinya merupakan hari akherat, merugilah manusia yang tidak mengetahui tujuan utamanya".

Jika kita berfikir tujuan utama manusia hidup didunia ialah mempersiapkan bekal untuk kehidupan yang kekal yaitu akherat, lalu sudahkah perbuatan yang telah dilakukan kita merupakan manifestasi kecintaan kita kepada Allah Swt?.

Cermin yang paling baik adalah masa lalu, setiap individu memiliki masa lalu yang baik ataupun buruk, dan sebaik-baik manusia adalah selalu mengevaluasi dengan bermuhasabah diri dalam setiap perbuatan yang telah ia lakukan. Sebagaimana pesan Sahabat Nabi Amirul Mukminin Umar bin Khottob :

" حاسبوا أنفسكم قبل أن تحاسبوا "

" Evaluasilah (Hisablah) dirimu sebelum kalian dihisab dihadapan Allah kelak"

Pentingnya setiap individu menghisab dirinya sendiri untuk selalu mengintrospeksi tingkat nilai kemanfaatan dia sebagai seorang hamba Allah Swt. yang segala sesuatunya akan dimintai pertanggungjawabannya diakherat kelak. Dan sebaik-baik manusia adalah yang dapat mengambil hikmah dari apa yang telah ia lakukan, lalu menatap hari esok yang lebih baik. Sebagaimana Dalam sebuah ungkapan yang sangat terkenal Rasulullah Saw bersabda, yang artinya :

“Barang siapa yang hari ini, tahun ini lebih baik dari hari dan tahun yang lalu, dialah orang yang sukses, tapi siapa yang hari dan tahun ini sama hari dan tahun kemarin maka dia orang yang tertipu, dan siapa yang hari dan tahun ini lebih buruk dairpada hari dan tahun kemarin maka dialah orang yang terlaknat”




Untuk itu, takwa harus senantiasa menjadi bekal dan perhiasan kita setiap tahun, ada baiknya kita melihat kembali jalan untuk menuju takwa. Para ulama menyatakan setidaknya ada lima jalan yang patut kita renungkan mengawali tahun ini dalam menggapai ketakwaan. Jalan-jalan itu adalah:

1. Muhasabah

Yaitu evaluasi diri dan meningkatkan kualitas diri dengan selalu mengambil hikmah dari setiap sesuatu yang terjadi dalam diri kita.

2. Mu’ahadah

Yaitu mengingat-ingat kembali janji yang pernah kita katakan. Setiap saat, setiap shalat kita seringkali bersumpah kepada Allah :
 إيّاك نعبد و إيّاك نستعين
Hanya kepada-Mu-lah kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami mohon pertolong. 

Kemudian kita berjanji ;
 ونسكي ومحياي ومماتي لله رب العالمين إن صلاتي
 “Sesungguhnya solatku, ibadahku, hidup dan matiku semata-mata karena Allah Rabb semesta alam”. 

Dengan demikian, ada baiknya kita kembali mengingat-ingat janji dan sumpah kita. Semakin sering kita mengingat janji, insya Allah kita akan senantiasa menapaki kehidupan ini dengan nilai-nilai ketakwaan. Inilah yang disebut dengan mua’ahadah.

3. Mujahadah

Adalah bersungguh-sungguh kepada Allah Swt. Allah menegaskan dalam firmannya
 :
 والذين جاهدوا فينا لنهدينهم سبلنا

Orang-orang yang sungguh (mujahadah) dijalan Kami, Kami akan berikan hidayah kejalan kami.

Terkadang kita ibadah tidak dibarengi dengan kesungguhan, hanya menggugurkan kewajiban saja, takut jatuh kedalam dosa dan menapaki kehidupan beragama asal-asalan. Padahal bagi seorang muslim yang ingin menjadi orang-orang yang bertakwa, maka mujahadah atau penuh kesungguhan adalah bagian tak terpisahkan dalam menggapai ketakwaan disamping muhasabah dan mu’ahadah.

4. Muraqabah

Adalah senantiasa merasa diawasi oleh Allah Swt. Inilah diantara pilar ketakwaan yang harus dimiliki setiap kali kita mengawali awal tahun dan menutup tahun yang lalu. Perasaan selalu merasa diawasi oleh Allah dalam bahasa hadisnya adalah Ihsan.

”الإحسان هو أن تعبد الله كأنك تراه فإن لم تكن تراه فإنه يراك"

artinya :“Ihsan adalah engkau senantiasa beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya, kalau pun engkau belum bisa melihat-Nya, ketahuilah sesungguhnya Allah melihat kepadamu”.

Muraqabah atau ihsan adalah diantara jalan ketakwaan yang harus kita persiapkan dalam menyongsong dan mengisi lembaran baru.

Dulu dimasa sahabat, sikap muraqabah tertanam dengan baik dihati setiap kaum muslimin. Kita bisa ambil sebuah contoh kisah. Suatu ketika Amirul Mukminin Umar bin Khattab bertemu dengan seorang anak gembala yang sedang menggembalakan kambing-kambingnya. Umar berkata kepada anak tersebut: Wahai anak gembala, juallah kepada saya seekor kambingmu! Si anak gembala menjawab : Kambing-kambing ini ada pemliknya, saya hanya sekedar menggembalakannya saja. Umar lalu berkata : Sudahlah, katakan saja kepada tuanmu, mati dimakan serigala kalau hilang satu tidak akan ketahuan. Dengan tegas si anak itu menjawab : Jika demikian, dimanakah Allah itu? Umar demi mendengar jawaban si anak gembala ia pun menangis dan kemudian memerdekakannya.


Lihatlah, seorang anak gembala yang tidak berpendidikan dan hidup didalam kelas sosial yang rendah tetapi memiliki sifat yang sangat mulia yaitu sifat merasa selalu diawasi oleh Allah dalam segala hal. Itulah yang disebut dengan muraqabah. Muraqabah adalah hal yang sangat penting ketika kita ingin menjadikan takwa sebagai bekal hidup kita ditahun ini dan tahun yang akan datang. Jika sikap ini dimiliki oleh setiap muslim, insya Allah kita tidak akan terjerumus pada perbuatan maksiat. Imam Ghazali mengatakan : ‘Aku yakin dan percaya bahwa Allah selalu melihatku maka aku malu berbuat maksiat kepada-Nya”.

5. Mu’aqobah

Artinya, mencoba memberi sanksi kepada diri manakala diri melakukan sebuah kekhilafan, memberikan teguran dan sanksi kepada diri kalau diri melakukan kesalahan. Ini penting dilakukan agar kita senantiasa meningkatkan amal ibadah kita. Manakala kita terlewat shalat subuh berjamaah maka hukumlah diri dengan infak disiang hari, misalnya. Manakala diri terlewat membaca al-Qur’an ‘iqoblah diri dengan memberi bantuan kepada simiskin. Kalau diri melewatkan sebuah amal shaleh maka hukumlah diri kita sendiri dengan melakukan amal shaleh yang lain. Inilah yang disebut mu’aqabah. Jika sikap ini selalu kita budayakan, insya Allah kita akan selalu mampu meningkatkan kualitas ibadah dan diri kita.

Takwa harus kita jadikan hiasan diri, bekal diri, dengan menempuh lima cara tadi. Yaitu muhasabah, muahadah, mujahadah, muraqabah dan mu’aqabah. Evaluasi diri, mengingat-ingat janji diri, punya kesungguhan diri, selalu merasa diawasi Allah dan memberikan hukuman terhadap diri kita sendiri. Jika lima hal ini kita jadikan bekal Insya Allah menapaki hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun kita akan selalu menapakinya dengan indah dan selalu meningkat kualitas diri kita, insya Allah...

Rajab berlalu sya'banpun siap menggantikannya dan Ramadhanpun telah siap menunggu,..."

Rindu hati ingin bertemu kembali dengan RamadhanMu ya Rabb.."

Ya Allah Berkahilah hamba pada Bulan rajab dan Sya'ban serta petemukan jualah hamba dengan Ramadhan.."

Semarakan ramadhan mulai dari sekarang, ingatkan keluarga kita, teman2 kita, ade2 kita bahwasanya kita akan kedatangan bulan yang sangat mulia,,,jangan hanya mempermasalahkan ataupun menggembor-gemborkan hal-hal yang sekirannya bukan tak bermanfaat jikalau dibahas tepatnya, tapi ada prioritas-prioritas yang harus kita utamakan..

Marhaban Ya Ramadhan…

Gelorakan semangat bertolabul’ilmi
Gelorakan semangat membaca..
Gelorakan semangat Qiyamul lail
Gelorakan semangat mengamalkan amalan2 sunnah..
Dan yang paling penting gelorakan semangat keistiqomahan dan keikhlasan..

Ayo kita ngobrol gosip ramadhan dimana-mana..
Subhanalloh tatkala duduk-duduk yang diobrolkan adalah hal yang bermanfaat…

MARHABAN YA RAMADHAN..

Jika nafas ini harus berhentipun..semoga berhenti di akhir bulan Ramadhan….

——-ingin menjadi seseorang yang khoirul barriyah (sebaik-baik ciptaan) dan sebaik-baik perhiasan——- —

Semoga bermanfaat dan semoga juga nantinya kita dipertemukan dengan Ramadhan 1436 H,..

Aamiin,..